{"id":4007,"date":"2026-05-29T07:05:26","date_gmt":"2026-05-29T07:05:26","guid":{"rendered":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/?p=4007"},"modified":"2026-05-29T07:05:26","modified_gmt":"2026-05-29T07:05:26","slug":"build-blade-hsr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/","title":{"rendered":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mortenax Blade menjadi salah satu karakter paling fleksibel, mematikan, dan menarik untuk dimainkan di Honkai: Star Rail versi 4.3. Sejak informasi beta-nya muncul, karakter ini langsung menarik perhatian komunitas karena menghadirkan gameplay unik yang menggabungkan mekanik konsumsi HP, debuff kuat, hingga Follow-Up Attack dalam satu paket lengkap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mortenax Blade adalah karakter Fire Nihility yang berfungsi sebagai HP-scaling sub-DPS sekaligus support sebelum berubah menjadi damage dealer utama melalui Ultimate-nya. Dalam build Blade yang optimal, pemain akan menemukan kombinasi debuff, zone control, dan Follow-Up Attack yang sangat jarang dimiliki satu karakter sekaligus. Tidak heran jika build Blade menjadi salah satu topik paling ramai dibicarakan oleh komunitas HSR saat ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Mengenal Kit dan Identitas Mortenax Blade<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-4010 size-large\" src=\"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-1024x575.jpg\" alt=\"Mortenax Blade\" width=\"1024\" height=\"575\" srcset=\"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-1024x575.jpg 1024w, https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-300x168.jpg 300w, https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-768x431.jpg 768w, https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-1536x863.jpg 1536w, https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Mortenax-Blade-2048x1150.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bentuk spesial dari Stellaron Hunter Blade, Mortenax Blade menghadirkan perubahan besar pada gameplay Blade klasik. Karakter ini memadukan mekanik high-risk high-reward dengan konsumsi HP, debuff tim, zone-based support, dan damage personal yang sangat kuat melalui Follow-Up Attack.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuannya berfokus pada penggunaan HP miliknya sendiri, penerapan Balefire Bind untuk menurunkan DEF musuh dan meningkatkan damage yang diterima lawan, serta memasuki state Infinite Fury. Saat state tersebut aktif, Mortenax Blade mendapatkan bonus critical hit yang besar, memperoleh akses ke Skill yang ditingkatkan, dan menghasilkan Charge ketika sekutu menyerang target yang sudah dilemahkan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Charge terkumpul dalam jumlah tertentu, Mortenax Blade dapat memicu extra Skill berbentuk Follow-Up Attack. Ultimate-nya, Fornax Ex Corpore, menjadi inti utama dari seluruh kit karena mampu menerapkan Balefire Bind ke seluruh musuh, mengurangi DEF sebesar 30%, meningkatkan damage yang diterima sebesar 50%, sekaligus mengaktifkan Infinite Fury dan Zone miliknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Timing penggunaan Ultimate sangat penting karena semakin cepat Infinite Fury aktif di awal rotasi, semakin besar peluang seluruh tim memanfaatkan window damage yang tersedia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Prioritas Upgrade Kemampuan (Trace Priority)<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><iframe style=\"text-align: center; height: 250px; width: 100%; border-radius: 10px;\" src=\"https:\/\/ditusi.co.id\/affiliate-frame?aff_id=01JRYTFZ07KHXM0ZQ0S9XX8HX8\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pemain masih salah menentukan urutan upgrade Trace Mortenax Blade. Padahal prioritas upgrade sangat memengaruhi efisiensi rotasi dan output damage keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ultimate menjadi prioritas tertinggi karena kemampuan ini mengaktifkan Infinite Fury, menciptakan Zone, menerapkan Balefire Bind, dan membuka seluruh inti gameplay karakter. Sebagian besar damage maupun utilitas tim berasal dari state ini, sehingga peningkatan level Ultimate memberikan value terbesar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skill berada di prioritas kedua karena menjadi sumber damage utama Blade. Skill miliknya memberikan AoE damage berbasis Max HP dan semakin penting ketika sistem Charge mulai memicu extra Skill sebagai Follow-Up Attack.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Talent menempati prioritas berikutnya karena meningkatkan kontribusi support dan mekanik Follow-Up Attack miliknya. Sementara itu, Basic Attack memiliki prioritas paling rendah dan sebaiknya ditingkatkan paling akhir agar resource lebih efisien untuk konten endgame seperti Memory of Chaos.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Light Cone Terbaik untuk Build Blade<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan Light Cone sangat menentukan performa Mortenax Blade dalam setiap rotasi. Signature Light Cone miliknya sejauh ini menjadi pilihan terbaik karena memberikan peningkatan menyeluruh terhadap seluruh aspek kit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Light Cone tersebut memberikan Base HP tinggi, tambahan HP%, buff Crit DMG taken untuk seluruh tim, peningkatan lebih besar untuk dirinya sendiri, serta regenerasi energy di awal wave. Semua efek ini secara langsung meningkatkan damage personal, utilitas tim, dan konsistensi penggunaan Ultimate.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Reforged in Hellfire menjadi alternatif terbaik berikutnya. Light Cone ini meningkatkan Max HP sehingga scaling damage Blade menjadi jauh lebih tinggi. Selain itu, tambahan energy di awal giliran membantu menjaga rotasi Ultimate tetap stabil.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa alternatif lain juga cukup menarik karena memberikan tambahan DEF reduction yang dapat dikombinasikan dengan DEF shred dari Ultimate Mortenax Blade. Walaupun opsi ini sedikit mengurangi damage personal, kontribusi damage keseluruhan tim justru meningkat secara signifikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Relic dan Planar Ornament Terbaik<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan Relic menjadi salah satu aspek paling penting dalam build Blade. Tidak semua set yang terlihat bagus di atas kertas benar-benar efektif dalam praktik permainan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Smith&#8217;s Fire Beast Mask merupakan set relic terbaik untuk Mortenax Blade karena memberikan kombinasi HP%, CRIT Damage, dan bonus damage untuk seluruh tim. Set ini mampu memaksimalkan scaling HP sekaligus memperkuat kontribusi support miliknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pioneer Diver of Dead Waters tetap menjadi alternatif yang solid dengan penurunan damage yang tidak terlalu jauh. Namun, tim kehilangan efek supportive tambahan dari Smith&#8217;s Fire Beast Mask sehingga performanya sedikit berada di bawah opsi terbaik.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk Planar Ornament, Bone Collection&#8217;s Serene Demesne menjadi pilihan utama, disusul oleh Duran, Dynasty of Running Wolves dan Inert Salsotto.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stat utama yang paling direkomendasikan adalah HP% karena hampir seluruh multiplier damage dalam kit Mortenax Blade bergantung pada Max HP. Stat ATK% praktis tidak memberikan manfaat berarti. Fokus terbaik adalah HP%, SPD, dan CRIT untuk memaksimalkan damage sekaligus menjaga sustain selama pertarungan berlangsung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Komposisi Tim Terbaik<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mortenax Blade memiliki fleksibilitas luar biasa dalam berbagai komposisi tim, terutama pada tim berbasis Follow-Up Attack dan debuff.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komposisi pertama yang sangat direkomendasikan adalah Ashveil + Mortenax Blade + Tribbie + Hyacine. Hyacine meningkatkan Max HP seluruh tim, sementara Tribbie memberikan tambahan HP scaling dan RES PEN yang sangat kuat. Ashveil kemudian membantu mempercepat akumulasi Charge melalui Follow-Up Attack yang terus-menerus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim kedua yang sangat kuat adalah Acheron + Mortenax Blade + Jiaoqiu + Hyacine. Mortenax Blade mampu menerapkan Balefire Bind secara otomatis melalui Zone tanpa mengonsumsi Skill Point, menjadikannya partner ideal untuk Acheron. Setiap debuff yang diterapkan akan mempercepat pengisian Ultimate Acheron.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komposisi ketiga berfokus pada Follow-Up Attack dengan susunan Mortenax Blade + Ashveil + Tribbie + Dan Heng Imbibitor Lunae atau enabler Follow-Up lain. Tim ini menghasilkan DPS cycle yang sangat konsisten, terutama saat menghadapi banyak musuh sekaligus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Eidolon: Seberapa Jauh Harus Investasi?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eidolon paling berpengaruh untuk Mortenax Blade adalah E1 dan E2. Kedua Eidolon awal ini secara drastis meningkatkan konsistensi dan frekuensi Follow-Up Attack miliknya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pemain kasual, E0 sebenarnya sudah sangat cukup untuk menyelesaikan berbagai konten endgame. Namun, E1 menjadi titik investasi paling efisien bagi pemain yang ingin meningkatkan performa secara signifikan di mode seperti Pure Fiction dan Memory of Chaos.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">E2 memberikan lonjakan performa yang sangat terasa, terutama untuk tim berbasis Follow-Up Attack. Setelah melewati E2, peningkatan performa mulai mengalami penurunan value sehingga resource lebih baik dialokasikan ke karakter lain.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Tips Gameplay dan Manajemen HP<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajemen HP menjadi salah satu aspek paling penting saat memainkan Mortenax Blade. Ultimate sebaiknya digunakan secepat mungkin untuk mengaktifkan Zone dan memasuki Infinite Fury agar tim dapat langsung memanfaatkan power spike besar sejak awal pertarungan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena kit miliknya terus menguras HP sebesar 15% hingga 30% setiap rotasi, Mortenax Blade sering berada dalam kondisi HP rendah. Untungnya, Trace miliknya menyediakan healing tambahan dan efek survival ketika menerima serangan mematikan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi kelemahan ini, healer dengan sustain tinggi menjadi pasangan wajib. Penggunaan shielder kurang efektif karena Mortenax Blade lebih membutuhkan regenerasi HP murni untuk menjaga rotasi damage tetap berjalan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hyacine menjadi healer terbaik karena selain menjaga survivability tim, bonus HP yang diberikan juga secara langsung meningkatkan scaling damage Mortenax Blade.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Apakah Mortenax Blade Layak di-Pull?<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mortenax Blade merupakan salah satu karakter paling fleksibel di Honkai: Star Rail saat ini. Kemampuannya menerapkan Balefire Bind, mengurangi DEF musuh, meningkatkan damage yang diterima lawan, serta memicu extra Skill melalui sistem Charge membuatnya sangat kuat baik dalam tim debuff maupun Follow-Up Attack.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak seperti karakter Nihility tradisional yang hanya fokus melemahkan musuh, Mortenax Blade juga memberikan kontribusi damage konsisten sambil tetap mendukung tim secara aktif.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kombinasi DEF shred, Vulnerability, bonus damage tim, dan damage personal yang tinggi, karakter ini diprediksi menjadi salah satu unit paling berharga di meta mendatang. Pemain yang sudah memiliki Acheron, Ashveil, atau karakter berbasis Follow-Up Attack lainnya akan mendapatkan value yang jauh lebih besar dari kehadiran Mortenax Blade.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Build Blade yang tepat mampu mengubah pengalaman bermain HSR secara signifikan, terutama dalam konten endgame seperti Memory of Chaos dan Pure Fiction. Tidak mengherankan jika panduan build Blade menjadi salah satu topik paling dicari oleh komunitas Honkai: Star Rail saat ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Top Up Honkai: Star Rail di Ditusi \u2014 Lebih Hemat dan Aman<\/b><\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang ingin pull Mortenax Blade dan membangun build terbaiknya, <a href=\"https:\/\/ditusi.co.id\/honkai-star-rail\">top up Oneiric Shard<\/a> di Ditusi bisa menjadi pilihan yang praktis. Ditusi menawarkan harga kompetitif, proses transaksi cepat, serta keamanan akun yang terjamin.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan top up melalui Ditusi, kamu dapat menghemat budget untuk mendapatkan Eidolon maupun Signature Light Cone Mortenax Blade. Promo <a href=\"https:\/\/ditusi.co.id\/\">Ditusi<\/a> akan membantu kamu memaksimalkan persiapan menghadapi banner terbaru Honkai: Star Rail.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mortenax Blade menjadi salah satu karakter paling fleksibel, mematikan, dan menarik untuk dimainkan di Honkai: Star Rail versi 4.3. Sejak informasi beta-nya muncul, karakter ini langsung menarik perhatian komunitas karena menghadirkan gameplay unik yang menggabungkan mekanik konsumsi HP, debuff kuat, hingga Follow-Up Attack dalam satu paket lengkap. &nbsp; Mortenax Blade adalah karakter Fire Nihility yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4009,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50],"tags":[56,40],"class_list":["post-4007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mobile","tag-honkai-star-rail","tag-tutorial-game"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ditusi Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-29T07:05:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"576\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rinaldi Syahran\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rinaldi Syahran\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rinaldi Syahran\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f\"},\"headline\":\"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik\",\"datePublished\":\"2026-05-29T07:05:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/\"},\"wordCount\":1362,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Build-Blade-HSR.jpg\",\"keywords\":[\"Honkai Star Rail\",\"Tutorial Game\"],\"articleSection\":[\"Mobile\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/\",\"name\":\"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Build-Blade-HSR.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-29T07:05:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f\"},\"description\":\"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Build-Blade-HSR.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/Build-Blade-HSR.jpg\",\"width\":1024,\"height\":576,\"caption\":\"Build Blade HSR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/build-blade-hsr\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Ditusi Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f\",\"name\":\"Rinaldi Syahran\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rinaldi Syahran\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/gaming-en.wartagames.com\\\/\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/ditusi.co.id\\\/blog\\\/author\\\/rinaldi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog","description":"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog","og_description":"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.","og_url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/","og_site_name":"Ditusi Blog","article_published_time":"2026-05-29T07:05:26+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":576,"url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Rinaldi Syahran","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rinaldi Syahran","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/"},"author":{"name":"Rinaldi Syahran","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f"},"headline":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik","datePublished":"2026-05-29T07:05:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/"},"wordCount":1362,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg","keywords":["Honkai Star Rail","Tutorial Game"],"articleSection":["Mobile"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/","url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/","name":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik - Ditusi Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg","datePublished":"2026-05-29T07:05:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f"},"description":"Panduan build Blade HSR terbaik lengkap dengan rekomendasi Relic, Light Cone, serta komposisi tim terkuat untuk damage maksimal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#primaryimage","url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg","contentUrl":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Build-Blade-HSR.jpg","width":1024,"height":576,"caption":"Build Blade HSR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/build-blade-hsr\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Build Blade HSR: Relic, Light Cone, dan Tim Terbaik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/","name":"Ditusi Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/782ae4579f14a7c60f68a2c501b8060f","name":"Rinaldi Syahran","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/acfba07ea242b592203cabf19cd68cf4221fe4de084dd9bfdb2faf5f7d0801b8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rinaldi Syahran"},"sameAs":["https:\/\/gaming-en.wartagames.com\/"],"url":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/author\/rinaldi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4007"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4011,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4007\/revisions\/4011"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ditusi.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}