Dragon Nest M: Classic adalah game mobile MMORPG yang berhasil menghidupkan kembali nuansa klasik Dragon Nest versi PC. Salah satu daya tarik terbesarnya adalah sistem kelas (class) yang beragam, di mana setiap pilihan akan sangat memengaruhi perjalananmu di dunia Lagendia. Tidak hanya soal gaya bertarung, pemilihan kelas juga menentukan efisiensi saat grinding, menghadapi boss, hingga kontribusi dalam raid party.
Sebelum menentukan kelas favorit, ada baiknya memahami Dragon Nest M Classic tier list agar kamu bisa memilih jalur yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk solo maupun tim.
Dragon Nest M Classic Tier List

Secara umum, terdapat empat kelas dasar di awal permainan: Warrior, Archer, Sorceress, dan Cleric. Nantinya, setiap kelas akan mengalami evolusi pada level 10 dan 45, yang membuka spesialisasi lebih mendalam. Berikut ulasan tier list berdasarkan kekuatan dan utilitas mereka.
S-Tier
Kelas S-Tier adalah pilihan paling kuat dan paling sering diandalkan dalam berbagai mode permainan. Baik untuk solo, PvE, maupun raid, mereka memberikan kontribusi besar yang hampir selalu dibutuhkan.
● Paladin: Turunan dari Cleric yang berperan sebagai tank utama. Paladin sangat penting dalam dungeon level tinggi karena mampu menarik aggro musuh, mengurangi damage yang diterima tim, sekaligus melindungi anggota party. Paladin sering menjadi “tameng hidup” yang membuat pertempuran panjang lebih aman.
● Bowmaster: Evolusi Archer dengan spesialisasi jarak jauh. Meskipun mobilitasnya terbatas, Bowmaster unggul berkat burst damage mematikan terhadap boss. Dalam raid, ia bisa memberikan DPS konsisten dari jarak aman, menjadikannya kelas yang sangat dicari.
● Force User: Salah satu cabang Sorceress dengan kekuatan kontrol dan buff luar biasa. Force User memberikan efek cooldown reduction yang sangat membantu tim, sekaligus crowd control seperti freeze dan slow. Dalam end-game, keberadaan Force User sering menjadi penentu kemenangan.
A-Tier
Kelas di tier ini memiliki kekuatan solid namun tidak mendominasi seperti S-Tier. Mereka fleksibel, cocok untuk pemain yang menginginkan keseimbangan antara damage, mobilitas, dan kontribusi tim.
● Gladiator: Evolusi dari Warrior ke Swordman dengan spesialisasi DPS jarak dekat. Gladiator unggul dalam critical damage dan mobilitas tinggi, membuatnya cocok untuk gaya bermain agresif. Walau kalah dari Bowmaster dalam jarak, Gladiator tetap tangguh dalam dungeon maupun raid.
● Acrobat: Cabang Archer dengan fokus pada kelincahan. Acrobat tidak menghasilkan damage sebesar Bowmaster, tetapi unggul dalam mobilitas dan kemampuan farming cepat. Ia juga bisa memberikan buff untuk meningkatkan efektivitas serangan tim.
B-Tier
Kelas di tier ini biasanya lebih situasional. Mereka bisa efektif jika digunakan dengan strategi yang tepat, tetapi kontribusinya terbatas dibandingkan tier di atas.
● Elemental Lord: Evolusi Sorceress dengan kekuatan sihir elemen (api, es, listrik). Sangat kuat di early game berkat skill AoE yang luas, tetapi efektivitasnya berkurang di late game karena kalah pamor dari Force User yang memiliki utilitas lebih penting. Cocok untuk pemain yang menyukai skill penuh efek visual.
● Priest: Turunan Cleric yang berperan murni sebagai support. Ia mampu menyembuhkan, memberikan buff, sekaligus crowd control. Dalam tim yang terorganisir, Priest sangat berharga. Namun, untuk solo atau konten damage, Priest kurang efektif.
Tips Memilih Kelas Sesuai Gaya Bermain
Memilih kelas di Dragon Nest M Classic bukan hanya soal kekuatan, tetapi juga soal kenyamanan bermain. Berikut panduan sederhana untuk membantu:
● Suka damage besar & solo mudah: Bowmaster atau Gladiator.
● Ingin jadi tulang punggung tim: Paladin (tank) atau Force User (buff & CC).
● Lebih suka mobilitas & farming cepat: Acrobat.
● Suka mendukung tim: Priest.
● Hobi skill AoE penuh efek: Elemental Lord.
Ingat, setiap kelas akan mengalami perubahan signifikan di level 45. Karena itu, penting merencanakan jalur sejak awal agar perkembangan karakter lebih efisien.
Cara Paling Cepat Naik Level Dragon Nest M: Classic
Leveling cepat di Dragon Nest M Classic bukan sekadar grinding monster, tetapi memanfaatkan sistem quest dan event. Berikut cara paling efektif:
1. Daily Task (Misi Harian)
Setiap hari, tersedia 10 misi harian yang memberikan EXP dan Dragon Coin dalam jumlah besar. Prioritaskan:
● Hunting Task: Memberi EXP tinggi serta item tambahan, ideal untuk mempercepat leveling.
● Guild Task: Selain EXP, juga mendukung perkembangan guild dan memberi blueprint penting.
2. Main Quest
Misi utama wajib diselesaikan terutama di level awal. Menyelesaikan main quest hingga level 10 akan membuka fitur Auto Battle dan Emblem System, yang sangat membantu memperkuat karakter sejak dini.
3. Event Quest (EXP Ganda)
Event EXP ganda adalah momen emas untuk leveling cepat. Biasanya berlangsung di jam 12.00 – 14.00 WIB dan 20.00 – 22.00 WIB.
Bermain pada jam ini akan membuat EXP yang kamu dapat berlipat ganda. Sangat berguna bagi pemain dengan waktu terbatas. Perlu diingat, jadwal event bisa berubah, jadi pastikan selalu cek pengumuman resmi game.
Dengan memahami Dragon Nest M Classic tier list dan strategi leveling tercepat, kamu bisa menentukan jalur kelas terbaik sejak awal. Setiap job memiliki kelebihan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan gaya bermainmu. Apakah kamu lebih suka menjadi DPS mematikan, tank pelindung tim, atau support yang jadi kunci kemenangan? Semua pilihan ada di tanganmu.
Jangan lupa, perjalananmu akan jauh lebih menyenangkan jika karakter berkembang dengan efisien. Jadi, manfaatkan quest harian, main quest, hingga event EXP ganda untuk naik level dengan cepat.
Dan kalau kamu ingin pengalaman bermain semakin lancar tanpa hambatan, pastikan top up Dragon Nest M Classic SEA hanya di Ditusi. Dengan begitu, kamu bisa memperoleh Diamond lebih mudah, memperkuat gear, dan menikmati konten end-game tanpa repot.
Subscribe To Get Update Latest Blog Post
No Credit Card Required




Leave Your Comment: