Babak pembuka M7 World Championship, khususnya di fase Wild Card, mulai memperlihatkan pola permainan yang berpotensi mendominasi sepanjang turnamen. Di tengah beragam eksperimen draft serta kemunculan hero-hero kejutan di berbagai role, satu benang merah terlihat jelas: sebagian besar tim masih menempatkan Marksman sebagai sumber damage utama sekaligus penentu kemenangan jangka panjang. Pendekatan ini menunjukkan bahwa stabilitas damage tetap menjadi kunci dalam kompetisi level tertinggi.
Data pemilihan hero selama Wild Card mengindikasikan kecenderungan tim untuk bermain aman dengan Marksman yang memiliki scaling kuat dan daya tahan baik di late game. Filosofi ini mengedepankan kontrol objektif, disiplin map, serta konsistensi serangan dibandingkan memaksakan agresi berlebihan sejak early game. Dengan strategi seperti ini, tim memiliki jaminan kekuatan tempur yang solid saat pertandingan memasuki fase krusial.
Dominasi Claude dan Karrie dalam Pertempuran Besar

Claude kembali menjadi favorit berkat kontribusinya yang luar biasa dalam team fight. Ketika dipadukan dengan roamer dan midlaner yang mampu membuka ruang, Claude dapat memaksimalkan Blazing Duet untuk mengacak formasi lawan secara efektif. Mobilitas tinggi dari Battle Mirror Image membuatnya tetap fleksibel, mampu bermain agresif tanpa kehilangan faktor keamanan, sekaligus berperan sebagai pengontrol area saat pertempuran besar.
Sementara itu, Karrie masih mempertahankan reputasinya sebagai hyper carry yang sangat mematikan, khususnya melawan komposisi lawan dengan frontline tebal. True damage dari pasifnya menjadikan Karrie solusi ideal menghadapi hero EXP lane dan roamer tanky yang sedang tren. Begitu item intinya terpenuhi, Karrie mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat dengan menghancurkan pertahanan musuh secara efisien.
Inovasi Strategi: Pergeseran EXP Laner ke Gold Lane
Selain dominasi Marksman, M7 juga menampilkan inovasi taktik berupa pergeseran hero EXP Laner ke Gold Lane. Strategi ini muncul sebagai respons terhadap tingginya tekanan early game, di mana Marksman konvensional kerap menjadi target empuk gank jungler agresif. Dengan menempatkan hero berdaya tahan tinggi di Gold Lane, tim dapat menjaga stabilitas jalur tanpa harus terus-menerus memberikan backup.
Hero seperti Yu Zhong, Lapu-Lapu, Arlott, hingga Thamuz mulai dimanfaatkan karena kemampuan duel dan sustain mereka yang sangat kuat. Selain mampu bertahan dari tekanan, hero-hero ini juga efektif menghambat proses farming Marksman lawan sejak awal permainan. Pola ini membuka alternatif win condition yang tidak sepenuhnya bergantung pada damage jarak jauh di late game.
Dampak Perubahan Struktur Draft dan Risiko Taktis
Masuknya hero fighter ke Gold Lane otomatis memengaruhi struktur draft tim. Marksman sering kali dipindahkan ke jungle atau tim mengandalkan midlaner sebagai damage dealer utama. Strategi ini cocok untuk tim dengan gaya bermain cepat yang menargetkan kemenangan di fase early hingga mid game. Namun, risikonya cukup besar karena hero petarung umumnya kehilangan efektivitas damage ketika pertandingan berlangsung terlalu lama.
Di panggung M7 yang sarat adaptasi, fleksibilitas role menunjukkan bahwa tim-tim top dunia tidak lagi terikat pada pakem klasik. Keberanian mendobrak struktur lama bisa menjadi faktor kejutan bagi lawan yang terlalu nyaman dengan strategi standar. Pertarungan antara stabilitas damage Marksman dan inovasi posisi hero inilah yang menjadi warna utama M7 dan berpotensi menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara dunia.
Mengikuti perkembangan meta MLBB seperti di M7 tentu membuat pengalaman bermain jadi makin seru dan kompetitif. Agar bisa langsung menguasai hero meta favorit, upgrade emblem, dan membeli skin pendukung performa, pastikan kamu melakukan top up MLBB di Ditusi. Prosesnya cepat, aman, dan terpercaya—solusi terbaik buat kamu yang ingin selalu siap menghadapi perubahan meta dan naik rank tanpa hambatan.
Tags:
Subscribe To Get Update Latest Blog Post
No Credit Card Required




Leave Your Comment: